Entah sudah kehabisan tempat atau media untuk beriklan, sering sekali kita melihat tembok rumah, ruko, warung kelontong berwarna kuning, hijau, biru, merah dan lain-lain berlogo penyedia jaringan telepon seluler hampir penuh menutupi tembok rumah tersebut, bahkan ada yang full satu rumah berubah warna dan berlogo provider yang sangat besar.

Saking kompetitifnya persaingan, segala kemungkinan untuk beriklan pun digunakan. Tidak hanya lewat media elektronik dan media cetak saat ini tembok rumah dipinggir jalan pun jadi sasaran pemasangan iklan.
Sempat terbayang andaikata para pelaku street art memiliki kesempatan yang sama untuk membuat gambar/karya yang sebesar itu pasti akan menjadi suatu hal yang cukup menyenangkan sekaligus membanggakan. Ya, tentunya dengan karya yang bagus pula.





di ciputat ada satu pasar diblok semua
haahahaaaa.banyak yg disalah gunakan dari mulai warung, kontrakan, show room jual beli mobil di sepanjang jalan akses ui.